Beginilah...setelah mendapatkan kepercayaan menyandang gelar sebagai miss lemot di kantor beberapa waktu lalu, akhirnya gua mendapatkan justifikasinya.
Februari nanti kantor akan mengadakan off site training. Semua staff bakal dikarantina di sana selama 3 hari. Selang sehari setelah pengumuman training tadi, keluarlah pengumuman berikutnya : "please send us your roommate for accomodation arrangement"
Gua, yang ketika pengumuman itu keluar lagi kelelep, ditambah pula acara sakit perut keesokan harinya, baru menyadari apa yang terjadi dua hari kemudian. Sore-sore pula. Sambil bengong-bengong di angkot, barulah gua berpikir: "Hayo, nanti mau sekamar sama siapa yaaa?"
Langsung gerilya sms sana sms sini. Dan...hiks...semua orang (that i'm comfortable with, of course, 3 hari gitu loh...) sudah punya roommate.
Emang sih, malemnya akhirnya gua memutuskan untuk bergabung aja sama yang lain, jadi sekamar bertiga. Tapi gua sebeeeel banget sama kelambatan gua itu. You get the point don't you? Orang-orang pasti langsung pada ngebut cari roommate, tek-tek an sana sini, supaya ga kehabisan stok, karena ini 3 hari gitu loh...surely you dont' wanna be with the person you're not comfortable with for three days kan...
Sambil mengomeli diri sendiri dalam hati tadi, iseng-iseng bertanya sama dua orang mas-mas di ruangan. "Udah ada roommate buat februari?"
Reaksi keduanya adalah :
"Roommate?"
"Roommate apa?"
"Training?"
"Emang ada emailnya ya?" (sambil sibuk scroll email)
Yeah, not like that would change anything karena tetep aja gua ga bisa sekamar sama mereka kan...Tapi lumayan juga, knowing ternyata ada lagi yang lebih parah dari gua...
Kemang,1.21 pm...sambil dengerin air supply